Showing posts with label education. Show all posts
Showing posts with label education. Show all posts

Pengaruh budaya barat dalam pendidikan di negara berbudaya timur


By: Muhammad Sutalim
Seyogyanya berkembangnya pengetahuan, informasi dan teknologi dapat menyumbangkan serta mengembangkan budaya-budaya yang sudah ada menjadi lebih baik. Budaya leluhur yang diturunkan berabad abad memberikan kekhasan pada setiap daerah, ciri ciri khas tersebut memiliki arti tidak hanya sekedar sebuah keunikan dalam bidang seni saja akan tetapi mempengaruhi dalam segala bidang kehidupan sosial, salah satunya adalah bidang pendidikan.
Selama ini budaya di kenal terpisah menjadi dua golongan besar yaitu budaya barat dan budaya timur. Budaya barat lebih terkenal dan popular dengan cirinya dalam kemajuan teknologi yang pesat, pusat kemajuan ilmu pengetahuan dan pergaulan yang bebas (liberal) sedangkan budaya timur sering di lihat dari nilai kesopanan dalam pergaulan dan tata krama kepada sesama.
Dalam dunia pendidikan pengaruh – pengaruh cultural sering kali mendapatkan soratan, hal ini tidak lain muncul dari pandangan setiap orang mengenai kedua budaya tersebut. Pada dasarnya ada dua pandangan yang mencerminkan pengaruh budaya barat terhadap pendidikan di negara-negara yang memiliki budaya timur. Pertama adalah pandangan positif, dimana beberapa orang mengklaim bahwa dengan adanya budaya barat yang masuk membuat sebagian sistem pendidikan lebih berkembang di bandingkan sebelumnya, contohnya saja bahwa dengan adanya budaya barat yang menemukan teori pembelajaran baru dengan memperbolehkan siswa untuk mencari tahu pengetahuan dari berbagai sumber belajar menjadikan anak lebih kratif dan mampu mengembangkan bakat yang dimilikinya, selain itu dengan seriiringnya perkembangan teknologi – teknologi informasi modern, menjadikan anak lebih mudah berkomunikasi dan mendapatkan pengetahuan dari segala pelosok penjuru dunia.
Adanya teknologi dari barat menjadikan waktu pembelajaran bisa lebih fleksibel tidak harus bertatap muka dan dilaksanakan secara klasikal saja, dengan perkembangan teknologi canggih memungkinkan sumber informasi dapat diterima anak dengan mudah karena mampu melayani setiap tipe belajar. Bersumber dari statement itulah yang menjadikan sebagian orang percaya bahwa budaya barat mampu memberikan banyak manfaat bagi pendidikan budaya timur.
Hal tersebut lain ceritanya jika dilihat dari kacamata beberpa orang yang kurang menyetujui pernyataan bahwa budaya barat memiliki manfaat lebih dibandingkan budaya timur dalam bidang pendidikan. Alasannya adalah budaya barat lebih mementingkan sifat intelektual anak saja sedangkan tujuan pendidikan bukan hanya mengasah otak intelektual anak saja melainkan juga dalam penanaman nilai-nilai luhur, dengan anak mudah mengakses informasi bukan berarti mereka cenderung memanfaatkannya untuk menambah ilmu akan tetapi lebih banyak digunakan untuk membuka konten-konten yang tidak layak untuk mereka, hal ini terbukti dengan banyaknya kasus di amerika bahwa anak dibawah umur 17 sering mendapatkan email mengenai suatu konten yang tidak tepat diberikan pada usia mereka, sehingga bagi beberapa orang yang menolak budaya barat, lebih melihat kekurang efektifan perkembangan teknologi yang canggih tersebut serta penekanan pada segi intelektual saja.
Dari beberapa penjelasan dan pendapat mengenai pengaruh budaya barat dalam dunia pendidikan diatas, diharapkan mampu memberikan gambaran bahwa budaya barat disadari ataupun tidak, memiliki banyak pengaruh dalam memperbaiki mutu/kualitas pendidikan di neraga berkebudayaan timur, meskipun tidak luput dari efek-efek negative yang dibawanya, kuncinya adalah terletak pada filter yang digunakan untuk menyaring kebudayaan barat sehingga dapat menyesuaikan dan memberikan banyak manfaat bagi pendidikan di negara berbudaya timur.

Psikologi Pendidikan "definisi dan cakupan"


By: Muhammad sutalim
A. Definisi psikologi
Psikologi berasal dari kata psyche dan logos. Psyce berarti jiwa sedangkan logos merupakan ilmu sehingga secara harfiah bisa dikatakan ilmu jiwa. Walaupun begitu ilmu jiwa atau jiwa sebgai obyek kajian sangat sulit untuk didefinisikan secara mandiri walaupun keberadaannya tidak dapat dipungkiri. Untuk melihat bahwa jiwa itu memang ada adalah dengan mengamati gejala-gejala yang menyertai seseorang atau individu dan gejala gejala jiwa itu dapat dikelompokkan menjadi 4 yaitu : 1. Gejala kognitif (pengenalan) 2. Gejala afektif (perasaan) 3. Gejala keinginan(konatif). 4 gejala campuran (psikomotorik).
Menurut ensiklopedia nasional jilid 13 (1990) menyebutkan bahwa psikologi itu merupakan sebuah kajian ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dan binatang secara tampak maupun tidak nampak. Sedangkan definisi yang sekarang ini menyempurnakan definisi sebelumnya yaitu psikologi merupakan kajian ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia secara individu maupun kelompok dalam hubungannya dengan lingkungan baik yang nampak maupun tak nampak baik disadari maupun tidak, kelakuan nampak bisa dicontohkan seperti membaca, mengamati sedangkan yang tak nampak seperti saat melakukan analisis atau berfikir.
B. Definisi pendidikan
Pendidikan menurut kamus bahasa Indonesia (1991) pendidikan diartikan sebuah proses pengubahan tingkah laku atau sikap seseorang maupun kelompok menjadi lebih dewasa melalui pelatihan serta pengajaran. Sedangkan definisi sekarang tentang pendidikan adalah suatu usaha secara sadar atau disengaja untuk mengubah tingkah laku manusia secara individu maupun kelompok dalam mendewasakan manusia melalui pengajaran dan pelatihan.
C. Definisi psikologi pendidikan
Menurut whiterington (1978) psikologi pendidikan adalah sebuah studis sistematis tentang suatu proses dan disertai juga factor factor kejiwaan dalam hubungannya dengan pendidikan manusia. Sedangkan menurut Sumadi Suryabrata (1984) mendefinisikan psikologi pendidikan sebagai pengetahuan psikologi mengenai anak didik dalam dalam situasi pendidikan.
Menurut Elliot dkk. (1999) meyatakan bahwa psikologi pendidikan merupakan penerapan teori-teori psikologi untuk mempelajari perkembangan, belajar, motivasi, pengajaran dan permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan. Sehingga dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi pendidikan merupakan ilmu yang mempelajari penerapan teori-teori psikologi dalam bidang pendidikan. Disinilah peranan psikologi yang membahas berbagai tingkah laku yang muncul serta perlu dimunculkan untuk mendukung sebuah proses belajar dan pembelajaran.
D. Ruang lingkup psikologi pendidikan
Karena psikologi mengkaji sebuah tingkah laku maka dalam ilmu psikologi pendidikan yang menjadi ruang lingkup kajiannya adalah semua tingkah laku yang muncul ketika proses belajar dan pembelajaran sedang berlangsung sehingga sorotannya terletak pada guru dan siswa.
Sumber: psikologi pendidikan (uny pers)2007

Filling the school holiday with studying english


 
By: Muhammad Shutalim
The holiday becomes unforgettable time when it is filled with useful thing which has aim to entertain or to add the knowledge. One of which is filled with studying english. As we know that the english is the important language which can be a foothold in the next day for seeking a job or for supporting the school activity in the foreign country or in Indonesian country itself. One of many places which can be a reference to study english is Kampung Inggris.
Where is Kampung Inggris? Kampung Inggris is in Pare, Kediri, East Java. There are many course places there, for students who want to fill they holiday with some useful things as a good choice which can be tried is going to Kampung Inggris. Kampung inggris provides many course places (more than 20 places) that focus to give a practice for student in speaking or writing skill, and also there are some programs which have purpose to increase the student’s skill in TOEFL test. About the fee is very cheap, for renting the boarding house, we just pay about two hundred thousand rupiah and for eating we have to pay about five thousand rupiah, so it is cheap, isn’t it?. Every course’s schedule will be started on 10 – 25 every month, so it makes you to be careful and must be anticipated if you want not to be late in registering yourself.
In Kampung inggris there are many facilities that you can find like a cafĂ©, an internet place, a post office, a bank, and a shopping market, so don’t be afraid when you will go to there. About the boarding house that you can rent is separated be two kinds, first you can choose the place which has complete facility, it is  called CAMP, what is benefit after choosing  CAMP as your boarding house in Kampung Inggris? The advantages which you can get are the place supporting you to improve your ability and your skill in english, because in camp usually has some programs giving you occasion to practice your skill in speaking, listening and writing, and also sometime there is movie discussion on Saturday, so if you want to be able in english too much, I suggest you to choose Camp. 
Kampung Inggris Part 2 Will Come Soon n_n

Memori RAM dan ROM

 
By: Muhammad sutalim
Memory komputer bisa diibaratkan sebagai papan tulis, dimana setiap orang yang masuk kedalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data yang ada dengan tanpa merubah susunan yang tersaji. Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan didalam memory, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian memprosesnya.
Satu kali data tersimpan didalam memory komputer, maka data tersebut akan tetap tinggal disitu selamanya (tergantung jenis memori yang dipakai). Setiap kali memory penuh, maka data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk diganti dengan data yang baru. Walaupun konsepnya terasa sederhana, memori komputer memiliki aneka ragam jenis, teknologi, organisasi, unjuk kerja, dan biaya bagi sistem komputer.
Memori yang sering kita kenal selama ini adalah RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) dari kedua jenis memory tersebut memiliki cara kerja sendiri-sendiri dimana antara satu dengan yang lain berbeda-beda, dan setiap jenis atau setiap macam memory memiliki karakteristik tersendiri. Oleh sebab itu muncul pertanyaan “apa pengertian dari memori RAM dan ROM?” dalam menjawab pertanyaan itu  tentu membutuhkan pengetahuan secara detail kedua macam memory tersebut. Akan tetapi masih banyak dari kita belum mengenal secara mendalam mengenai memori RAM dam ROM, sehingga sering memberikan kesimpulan, pernyataan bahkan dalam membedakan yang kurang tepat, terhadap kenirja atau fungsi dari memori RAM dan ROM.
Secara sederhana yang definisi dari RAM adalah merupakan singkatan dari (Random Access Memory) yang merupakan memory utama sebuah PC. RAM digunakan untuk menyimpan data sementara dan mengeluarkan data yang diminta oleh processor. Alur data yang disimpan dan dikeluarkan dari RAM sangat dinamis dan berkecepatan sangat tinggi.  RAM dapat melakukan aktivitas read and write. Artinya, kita bisa mengambil dan menyimpan data dari dan ke RAM tersebut (Wahyudi:88)
Sedangkan yang dinamakan ROM ialah sebuah tempat penyimpanan yang memuat instruksi atau data yang dapat dibaca akan tetapi tidak dapat ditulis. yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system(Fauzi:78).
Itulah sedikit penjelasan mengenai kedua jenis memory utama PC, dari setiap jenis memory tersebut, masih dibagi menjadi lebih spesifik, karena memiliki macam fungsi dan kegunanaan. Itu saja yang bisa saya paparkan mengenai memori, semoga bermanfaat.
Terimakasih sudah membaca artikel saya, boleh di copy paste tapi mohon dicantumkan sumbernya ya….

Menjadi diri sendiri



By: Muhammad Sutalim
Menjadi diri sendiri merupakan puncak dari perjalanan mencari jati diri, setelah melalui beberapa penyesuaian, meniru sesuatu yang ada di dalam diri orang lain kini berakhir dengan penentuan sikap yang sesuai dengan keadaan dan kemampuan diri sendiri. Banyak dari kita memiliki waktu pencarian jati diri yang relative cepat, akan tetapi ada juga yang membutuhkan waktu yang lama, hal tersebut tidak terlepas karena adanya alasan-alasan yang melatar belakanginya. Coba saja bayangkan jika seseorang memiliki watak atau sifat bersyukur maka segala sesuatu yang sudah diberi oleh Yang Maha Kuasa akan diterima dengan lapang dada, sehingga dia segera mengetahui apa kelebihan dan kekurangannya, mampu beradaptasi dan sesegera mungkin menemukan siapa sebenarnya dirinya. Akan tetapi tidak semua orang memiliki sifat seperti itu, ambilah contoh remaja yang seringkali tidak rasional dalam mengambil keputusan bagi dirinya, terkadang apa yang telah melekat dan ada dalam dirinya selalu mendapat pertentangan dengan apa yang ia mau “kenapa saya tidak cakep? Kenapa saya tidak kaya? Kenapa saya bodoh? Dan lain sebagainya,,padahal dibalik semua itu pastilah tiap individu memiliki kelebihan yang dapat mereka gunakan dan banggakan melaui latihan dan bimbingan dari orang yang berkompeten.
Penulis sempat bertanya kepada teman kuliah mengenai bagaimana menjadi diri sendiri? Dan iapun menjawab dengan tegas bahwa cara yang terbaik untuk menjadi diri sendiri adalah dengan meng-eksplore segala sesuatu yang ada dalam diri sendiri, karena melalui itu segala informasi mengenai dirimu akan segera kamu ketahui atau kata lainnya adalah (refleksi diri), setelah itu kembangkanlah apa yang menurutmu paling kamu kuasai.
Dari penjelasan diatas, maka penulis dapat simpulkan bahwa menjadi diri sendiri itu bukanlah proses yang singkat atau dalam waktu sekejap, menjadi diri sendiri membutuhkan waktu untuk menemukan bakat, minat, talenta dari diri, sehingga dapat dioptimalkan. Kedua menjadi diri sendiri ialah mau menerima segala kelebihan serta kekurangan yang dimiliki, sehingga tidak selalu membanding-bandingkan kelebihan orang lain dengan kekurangan yang ada dalam diri kita.
Itu saja yang dapat penulis paparkan mengenai menjadi diri sendiri, apabila ada kesalahan penulisan penulis mohon maaf, saran dan komentar yang membangun amat diharapkan penulis, sekian dan terimkasih

Variable Penelitian



By: Muhammad Sutalim
Variable adalah satu atribut yang dianggap mencerminkan atau mengungkapkan pengertian atau bangunan pengertian (Furchan:2007)
Variabel Penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. (Sugiyono, 2007). Sedangakan menurut beberapa pendapat dari ilmuan luar menyebutkan bahwa yang dinamakan variable adalah konstruk (constructs) atau sifat yang akan dipelajari. Misalnya : tingkat aspirasi, penghasilan, pendidikan, status social, jenis kelamin, golongan gaji, produktifitas kerja, dll. Atau Variable dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang berbeda (different values). Dengan demikian, Variabel itu merupakan suatu yang bervariasi.
Criteria-kriteria dari variable yang baik adalah memiliki kerelevanan terhadap penelitian misalnya variable metode belajar dalam penelitian. pengaruh metode belajar terhadap prestasi belajar. Sangat tidak relavan jika variable metode belajar dikaitkan dengan pengaruhnya terhadap perekonomian indonesia. Lalu criteria yang kedua adalah dapat diukur dan diamati, contohnya ialah meneliti variable motivasi belajar pada setiap siswa  (motivasi tinggi, rendah atau kurang)
 Manfaat variable dalam sebuah penelitian ialah untuk menyiapkan cara analisis dan cara pengolahan data lalu untuk pengujian hipotesis serta untuk menyiapkan alat dan metode pengumpulan data.
Perlu diketahui juga bahwa yang dinamakan variable memiliki berbagai macam jenis. Lebih tepatnya ada 6 jenis variable, kesemuannya akan dijelaskan sebagai berikut.
1.            Variable independent (variable bebas) merupakan variable yang ingin diketahui pengaruhnya terhadap variable dependent (variable terikat).
2.            Variable dependent (variable terikat) merupakan variable yang dipengaruhi oleh variable independent (variable bebas).
3.            Variable moderator (pengendali) merupakan variable yang turut mempengaruhi variable independent dan juga variable dependent (bisa memperkuat atau memperlemah)
4.            Variable control merupakan variable yang dikontrol (dibuat) sama sehingga tidak memiliki pengaruh terhadap variable dependent.
5.            Variable random merupakan variable-variable lain yang tidak bisa dikendalikan sehingga variable ini dalam penelitian selalu dianggap sama.
6.            Variable intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara Variabel Bebas dengan Variabel Terikat, tetapi Tidak Dapat Diamati dan Diukur. Variable ini terletak antara variable independent dan variable dependent.

 Sumber referensi: 1. Arief Rachman 2007 Pengantar penelitian dalam                                                       pendidikan.Pustaka Pelajar: Yogyakarta
                               2. Dodier Aditya 2008/2009 Handout Perkuliahan. Politikes                                       Surakarta
                                3. Muhammad Sutalim 2011 catatan perkuliahan. Yogyakarta

Peran Komunikasi Pendidikan


By: Muhammad Shutalim
Komunikasi dalam pendidikan adalah suatu hubungan interaksi antara guru dan murid yang mempunyai tujuan tertentu yaitu penyampaian materi pembelajaran, dengan menggunakan media-media yang tepat guna sehingga dapat tercapai tujuan dari pembelajaran.
Peranan komunikasi dalam pendidikan sangatlah besar. Tanpa adanya komunikasi proses pembelajaran tidak akan berjalan bahkan pendidikan tidak akan pernah ada. Karena melalui komunikasi itulah kita menjalin interaksi dengan orang lain. Beberapa peran komunikasi dalam pendidikan ialah;
Pertama, memjembatani antara guru dengan siswa dalam menyampaian dan menerima materi pelajaran, bayangkan tanpa ada komunikasi dalam proses belajar, maka materi yang dikuasi guru tidak akan pernah dimengerti bahkan dikuasai siswa secara benar.
Kedua, memberikan kemudahan bagi siswa untuk menyataan sebuah gagasan kepada teman-temanya atau kepada gurunya.
Ketiga, memberikan kematangan social, hal ini didasarkan bahwa setiap manusia hakekatnya mahluk social sehingga membutuhkan jalinan hubungan antara manusia satu dengan manusia yang lain, kalau di dalam bidang pendidikan tercermin kedalam tindakan kerja kelompok antar siswa maupun kerja kelompok antar guru.
Didalam diskusi kelompok, mereka antara yang satu dengan yang lain akan saling bertukar gagasan, ide-ide mapun pendapat mengenai apa yang mereka fikirkan. Sehingga kebutuhan social dapat terpenuhi. Oleh sebab itulah bahwa yang namanya komunikasi dalam dunia pendidikan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.
Ketiga peran komunikasi diatas adalah contoh dari beberapa fungsi komuniasi dalam dunia pendidikan, setidaknya dari ketiga peran tersebut sudah dapat memberikan gambar mengenai pentingnya komunikasi serta pengaruhnya ketika tidak terjadi komunasi yang efektif.
Terimakasih atas ketersedian anda membaca artikel ini, sekedar mengingatan bahwa tulisan ini bersumber dari buku pedoman kuliah dan ide dari penulis sendiri jadi mohon saran dan kritik yang membangun jika masih terdapat kesalahan

Metode Belajar



By: Muhammad sutalim
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk memperoleh hasil belajar yang optimal. Didalam pembelajaran terdapat berbagai jenis metode. Disetiap metode pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Pendidik perlu memilih metode yang paling cocok dalam kegiatan pembelajaran agar terjadi proses belajar yang maksimal. Berikut ini berbagai macam metode yang sering diterapkan dalam proses pembelajaran:
-          Metode ceramah
Metode ceramah merupakan metode penyampaian pesan (materi) dalam bentuk verbal maupun nonverbal yang dilakukan oleh pendidik terhadap peserta didik. Metode ceramah bisa disebut metode ceramah murni ketika yang berperan banyak adalah seorang pendidik, pendidik cenderung menggunakan komunikasi satu arah sehingga tugas siswa hanyalah mendengarkan penjelasan dari pendidik. Dalam metode ceramah murni pendidik dituntut untuk pandai bermain kata-kata sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi, selain itu factor media juga sangat mendukung keberhasilan metode ceramah ini.
-          Metode latihan
Metode latihan adalah metode yang digunakan untuk menyampaikan materi dengan cara penanaman kebiasaan-kebiasaan terentu. Melalui penanaman kebiasaan tersebut diharapkan siswa mampu menyerap materi secara lebih optimal.
-          Metode Tanya jawab
Metode Tanya jawab merupakan cara penyampaian materi pelajaran melalui cara bertanya dan diharapkan siswa mempu menjawab. Melalui metode ini dikembangkan ketrampilan mengamati, menginterprestasi, mengklasifikasikan, membuat kesimpulan, menerapkan, dan mengkomunisakan. Metode ini menggunakan bentuk komunikasi dua arah.
-          Metode karyawisata
Metode karyawisata merupakan metode penyampaian materi dengan membawa langsung siswa ke dalam objek nyata diluar lingkungan kelas sehingga siswa mampu mengamati secara langsung tentang apa yang mereka pelajari.
-          Metode demontrasi
Metode demontrasi merupakan metode pembelajaran dengan cara memperlihatkan tentang cara kerja atau proses terjadinya sesuatu yang relevan dengan bahan pelajaran. Dalam metode ini pendidik dituntut untuk aktif karena pendidik harus mendemonstrasikan tentang suatu rangkaian kegiatan (proses) atau prosedur kerja suatu benda. Metode ini membantu siswa dalam memahami materi yang bersifat procedural.
-          Metode diskusi
Metode diskusi merupakan metode pembelajaran melalui pemberian masalah kepada siswa dan siswa diminta untuk mampu memecahkan masalah secara kelompok. Metode ini dapat mendorong siswa dalam meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat secara konstrutif serta membiasakan siswa untuk bersikap toleran terhadap pendapat orang lain.
-          Metode eksperimen
Metode eksperimen merupakan metode pembelajaran dalam bentuk pemberian kesempatan kepada siswauntuk melakukan suatu proses atau percobaan. Dengan metode ini siswa diharapkan dapat sepenuhnya terlibat dalam perencanaan eksperimen, pengumpulan fakta, pengendalian variable, dan upaya dalam menghadapi masalah secara nyata

Penerapan berbagai metode dalam kegiatan belajar mengajar diatas sangatlah fleksibel tegantung pada factor-faktor yang menyertai. Factor-faktor tersebut biasanya berupa tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, tingkat kematangan anak didik, dan situasi serta kondisi yang ada dalam proses belajar.

Teori belajar Behaviorisme dan Teori Humanistic


By: Muhammad sutalim
Tokoh yang melatar belakangi teori belajar behavior adalah BF. Skinner. Menurut pandangan teori ini belajar adalah sesuatu hal yang bisa diukur dari tingkah laku yang muncul, sehingga dapat dikatakan juga bahwa penekanan pada teori behavior adalah studi ilmiah tentang tanggapan perilaku yang dapat diamati dan dipengaruhi lingkungan. Menurut aliran ini, sesungguhnya semua tingkah laku yang positif bisa berkembang secara optimal jika lingkungan mendukung dan menguatkan. Contoh sederhana dari teori behaviorisme adalah ketika seorang belajar menghafal maka akan diketahui ia belajar atau tidak dari hasilnya yaitu bisa menghafal, jika ia tidak dapat menghafal maka ia belum dapat dikatakan belajar sehingga dalam teori behavior lebih mementingkan hasil dibandingkan dengan prosesnya. Ketika anak yang belajar menghafal tadi bisa mengulang hasil hafalannya maka ia akan cenderung belajar dengan proses yang sama apabila diberi penguatan positif oleh lingkungan disekitarnya disinilah ada hal yang begitu penting dalam proses belajar behavior yaitu adanya stimulus-stimulus dan respon, hadiah bagi yang dapat merespon stimulus dengan baik atau sesuai harapan juga mendapatkan sorotan yang lebih dalam teori belajar behavior, karena hadiah merupakan contoh bentuk sederhana dari penguatan positif.
Toery belajar humanism adalah teori belajar yang menentang teori psikologi freud dari penjelasannya mengenai instink. Para pendukung humanism memiliki persepsi bahwa manusia mempunyai kodrat yang luar biasa dan memandangnya secara positif. Manusia memiliki pandangan-pandangan superior untuk memanfaatkan symbol-simbol dan berfikir secara abstrak sehingga mereka bisa memiliki pemikiran yang cerdas untuk mempertanggung jawabkan seluruh perbuatannya. Pernah mendengarkan kalimat MEMANUSIAKAN MANUSIA, dalam kalimat tersebut terkandung makna bahwa dalam menciptakan proses pembelajaran haruslah dengan cara-cara yang manusiawi, memandang pebelajar dengan positif yang memiliki kemauan dan karakteristik berbeda-beda sehingga tugas dan cara mengajarnya haruslah mendukung mereka dalam berkreatifitas.
Teori teori belajar diatas masih banyak dijumpai dalam lingkungan belajar disekitar kita, penggunaan-pengunaan teori belajar akan tepat jika disesuaikan dari setiap jenis tugas dan karakteristik pebelajar sehingga perlu sekali mengetahui kondisi dalam lingkungan belajar terlebihdahulu sebelum memutuskan teori belajar yang mana yang harus diterapkan.

Teori Psikodinamika Sigmund Freud


By: Muhammad sutalim
Teori adalah seperangkat gagasan yang merupakan penjelasan untuk mengungkap data. Untuk menjelaskan sebuah pengetahuan, teori merupakan hal mutlak untuk dikaji karena teori merupakan landasan yang paling mendasar dari ilmu pengetahuan.
Untuk meneliti atau mengungkap semua materi yang berhubungan dengan perkembangan perlu di dadasari oleh teori-teori psikologi. Contoh yang teori mengungkap hubungan hubungan perkembangan adalah teori Psikodinamika.
Teori ini menilai besarnya dampak dari lingkungan, terlebih lingkungan yang pertamakali ditempati individu. Ada beberapa tokoh yang melatarbelakangi teori ini yaitu Sigmund Freud dan erik erikson.
a)      Teori Sigmund Freud
Freud mengembangkan sebuah penjelasan tentang struktur dasar kepribadian. Teorinya menyebutkan bahwa kepribadian seseorang sejatinya terbentuk dari tiga komponen seperti ID, EGO, dan SUPEREGO. ID menurut Freud sudah ada disaat seorang individu dilahirkan, ID ini merupakan gabungan dari instink dan dorongan mencari sebuah kepuasan sehingga ID ini kerapkali melupakan dampak yang timbul dari tindakan yang diambil. Komponen yang kedua adalah EGO, komponen ini mulai berkembang ketika menginjak umur satu tahun dari seorang individu, EGO terdiri dari proses mental, daya nalar serta pikiran sehat sehingga ia mampu mengimbangi perintah atau stimulus-stimulus yang muncul dari ID, Ego berkerja atas dasar prinsip realitas. Sedangkan komponen ketiga adalah SUPEREGO. Superego berkembang ketika seorang individu beranjak dewasa, komponen yang ketiga ini menggantikan nilai-nilai social yang tergabung dalam diri individu sehingga menjadi kata hati yang berusaha mempengaruhi perilaku untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya. Antara Superego dan ID selalu bertentangan dalam dasarnya sehingga komponen EGO lah yang berfungsi untuk menetralkan keadaan konflik dalam diri sehingga tidak ada tekanan tekanan yang muncul akibatnya.
Untuk menghindari tekanan-tekanan dalam diri, seorang indivu perlu menerapkan (defense mechanism) yaitu salah satu cara mengurangi atau menghilangkan konflik dalam diri. Menurut Freud ada beberapa mechanism pertahanan yang dapat digunakan seperti
1.      Repression (penekanan) berkenaan dengan dorongan hati yang tidak pantas dikeluarkan sehingga didesak kedalam pikiran bawah sadar.
2.      Regression (kemunduran) kembali ke bentuk-bentuk perilaku awal perkembangan
3.      Sublimation mengganti perilaku yang tidak wajar dengan perilaku yang lebih baik.
4.      Displacement (penggantian) mengubah sasaran pelampiasan dari emosi kepada sebuah obyek lain.
5.      Reaction formation (pembentukan reaksi) bertindak yang berlawanan dengan apa yang dirasakan atau diinginkan.
Dari beberapa mechanism pertahanan tersebut menurut Freud yang paling kuat dan sering dipakai adalah Represi. Represi bertindak menolak dari dorongan-dorongan yang muncul akibat ID. Represi merupakan dasar dari seluruh mechanism yang ada dan tujuan dari semua mechanism itu adalah untuk menghindari perintah mengancam yang muncul dari luar kesadaran.
Referensi: perkembangan peserta didik UNY Pers

Artikel Pengaruh Komunikasi Terhadap Tujuan Pendidikan

jika teman teman ingin mengetahui dan mendapatkan artikel tentang pengaruh komunikasi terhadap tujuan pendidikan dari saya maka kliklah "disini" Dan jangan lupa hindarilah plagiarisme okey!!!!

Motivasi Untuk Belajar

Muhammad Sutalim

Apa itu motivasi? mungkin sebagian orang sudah mengetahui apa yang disebut dengan motivafasi namun tidak sedikit pula yang belum mengerti hakekat dari motivasi itu sendiri. Motivasi adalah alasan mengapa seseorang melakukan perbuatan atau dengan perkataan lainnya yaitu penyebab seseorang melakukan tindakan. Motivasi dapat muncul akibat adanya kebutuhan yang harus dipenuhi (Abraham Maslow) sering disebut juga hierarki teory kebutuhan dimana teory ini menjelaskan tingkatan kebutuhan seseorang sehingga munculnya sebuah dorongan untuk memenuhinya.

Maslow memisahkan lima kebutuhan ke dalam urutan-urutan. Kebutuhan fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat bawah sedangkan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas. Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara ekstern.

Menelaah dari penjelasan diatas maka dalam pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar seharusnya peserta didik  memiliki motivasi terlebih dahulu sebelum mereka belajar, hal ini darenakan bahwa jika peserta didik memiliki motivasi atau memiliki dorongan kemauan dalam belajar maka hasil yang dicapainya akan dapat seoptimal mungkin, namun jika seorang peserta didik kurang memiliki gairah atau motivasi dalam belajar dimungkinkan hasilnya tidak sebagus dengan peserta didik yang memiliki motivasi tinggi, keadaan  diakibatkan karena  kegiatan belajar mereka hanya sebatas paksaan dan relatif pengetahuan yang mereka  dapat  tidak  bisa bertahan lama

Lalu hal apa yang perlu dilakukan jika motivasi itu muncul dan menetap di diri kita?. Sebenarnya motivasi itu sendiri dapat muncul dari dua jalur. Jalur pertama motivasi akan muncul melalui diri sendiri, motivasi yang muncul dari diri sendiri bisa saja terjadi di saat seseorang mendapatkan sesuatu masalah yang muncul dan memicu seseorang tersebut untuk melakukan sebuah tindakan penyelesaian. contohnya ialah jika seorang pelajar ingin mendapatkan juara kelas maka ia akan  tekun belajar disaat seperti itulah muncul motivasi untuk belajar seoptimal mungkin untuk mewujudkan apa yang ia inginkan.

Jalur yang kedua ialah Motivasi yang tercipta dari pengaruh lingkungan luar, hal ini dapat terjadi dikarenakan bahwa seorang pelajar tidak akan terlepas dari komponen lingkungan seperti guru maupun orang tua mereka.  Sebagaian guru di saat kegiatan belajar mengajar berlangsung terkadang menyisipkan  saran saran positif untuk siswanya sehingga siswa menjadi semangat dalam belajar, begitu juga dengan orang tua, walaupun terkadang masih banyak orang tua belum menyadari perkataan mereka yang mengandung nilai positif atau bujukan belajar, itu dapat membentuk sebuah penyebab kenapa anak mereka mau belajar. contoh hal-hal diatas dapat dikategorikan penyebab munculnya  motivasi dari luar yang secara efektif dapat membentuk suatu hal yang baik dalam kegiatan atau tingkat kemauan belajar siswa.

Maka untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara memunculkan motivasi? ada beberapa solusi atau beberapa tips yaitu:

1. Biarkan siswa berekspresi dengan bebas karena dengan begitu siswa akan berusaha mewujudkan apa yang ia impikan
2. Berilah anak pengertian tentang kelebihan maupun kekurangan terhadap apa yang sedang mereka kerjakan dalam belajar sehingga mereka dapat berfikir dari apa yang mereka perbuat
3. Berilah kata-kata bijak jika mereka mendapatkan kesulitan sehingga motivasi mereka yang turun dapat kembali lagi.
4. Berikan hadiah jika anak mendapatkan nilai bagus sehingga semangat mereka akan tetap terjaga.
5. Hargailah kegiatan mereka sehingga tidak memunculkan unsur pemaksaan yang nantinya dapat mengganggu kegiatan dan motivasi belajar mereka

Setelah mengetahui motivasi, diharapkan tidak akan terjadi lagi pemaksaan seseorang untuk belajar, karena belajar dalam paksaan tidak akan merubah secara baik dari segi mental dan pengetahuan seseorang. Justru pembelajaran yang menyenangkan dapat memicu siswa  mencintai kegiatan belajar

Media Pembelajaran

Muhammad sutalim

      Media Pembelajaran adalah sebuah alat pembantu untuk tercapainya suatu tujuan pembelajaran. sedangkan media itu sendiri dibagai menjadi tiga kategori yaitu media visual, media audio visual dan media audio. 
       Media visual adalah media yang menyampaikan informasi dalam bentuk gambar atau secara visual sehingga tidak terdapat suara. media visual ada berbagai jenisnya meliputi modul, poster, buku, gambar,grafik dan lain sebagainya. kegunaan media visual dalam pembelajaran sangat banyak sekali salah satunya adalah membantu mengoptimalkan para tipe pembelajar bergaya visual, sehingga media visual itu sangat berpotensi dan mempunyai banyak manfaat dalam mewujudkan gambaran abstrak menjadi gambaran nyata. 
      Selanjutnya adalah media audio. Media audio adalah media yang menginformasikan pesan yang ada didalamnya dengan cara mengeluarkan suara. media ini sering dipakai didalam pelajaran yang membutuhkan contoh-contoh bunyi atau pada saat pembelajaran bahasa.kegunaanya media audio salah satunya adalah membantu mengoptimalkan prestasi belajar atau pemahaman pelajar yang bertipe audio, hal ini dikarenakan tipe pebelajar audi akan sangat optimal jika mereka mendengar sesuatu. Contoh media audio adalah kaset rekaman, radio pendidikan dan lain sebagainya 
      Dan yang terakhir adalah media audio-visual. Media audio visual adalah media yang dalam penyampaian pesannya melalui gambar dan suara. Contoh dari media ini adalah CD Pmebelajaran. Media audio visual sekarang banyak dimanfaatkan di semua jenjang pendidikan hal itu dikarenakan bahwa media audio-visual mampu menyampaikan pesan yang dapat dengan mudah dipahami oleh semua tipe belajar, selain itu media ini dapat membuat pesan ada didalamnya semakin menarik dan cenderung mampu menumbuhkan semangat belajar siswa. 
Sedangkan manfaat media secara umum adalah sebagai berikut:
• Meningkatkan motivasi pelajar.
• Mewujudkan suasana “baharuan” dan beraneka.
• Menarik perhatian pelajar .
• Meningkatkan keaktifan pelajar.
• Menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
• Meluaskan skop pengalaman pelajar.
• Menjamin pemikiran yang teratur dan berkesinambungan

Positif Thinking

Muhammad Sutalim

         Berfikir positip adalah sikap yang paling ampuh untuk menjalani hidup lebih baik, dengan berfikir positif kita akan memancarkan hawa positif pula yang akhirnya akan mempengaruhi semua tindakkan yang akan kita ambil. Berpikiran postif bisa diartikan juga mampu mensyukuri apa yang telah terjadi, baik itu kejadian buruk maupun kejadian yang tidak kita inginkan karena pada hakekatnya jika hidup itu selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan berarti hidup ini tidak terasa indahnya. 

        Berfikiran positif dapat meringankan beban pikiran kita, hal ini dikarenakan bila kita berfikiran positif / berprasangka baik maka hal-hal yang bersifat curiga, iri dan lain semacamnya akan terhapus dari diri kita sehingga dampaknya kita akan disukai banyak orang dan insyaallah mendapatkan pahala

       Memang untuk mendapatkan atau memunculkan prasangka baik itu  sulit, butuh kesabaran, latihan serta iman yang kuat, namun jika  anda sudah ada niat untuk selalu berpikiran positif setidaknya itu sudah cukup membantu untuk tahap berfikir positif selanjutnya, karna perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan hal yang baik itu membutuhkan latihan dan kesabaran. Alias tidak ada yang instan.

       Menurut para ahli biologi juga menyebutkan beberapa manfaat berpikiran positif di antaranya adalah:

1. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain  apalagi dibanding dengan orang pesimis.

2 Lebih jarang mengalami depresi

3 Tingkat stres yang lebih kecil

4 Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit

5 Lebih baik secara fisik dan mental

6 Mengurangi risiko terkena penyakit jantung

7 Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres

Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.(http://community.um.ac.id/showthread.php?53628-Manfaat-Berpikir-Positif)

Setelah kita mengetahui Pengertian dan manfaat berpikiran positip, kenapa kita tak mencoba untuk menerapkannya?, karena satuhal yang akan kita jadikan acuan adalah bahwa "hidup itu indah dan jangan engkau membuatnya buruk hanya karna sering berfikiran negatip" atau diayat suci Alqur'an menyebutkan bahwa "Orang yang beruntung adalah orang yang menjalani hidup pada hari ini lebih baik di bandingkan dengan hidup pada hari yang lalu dan orang yang paling celaka adalah orang yang menjalani hidup pada hari ini lebih buruk dibandingkan dengan hari yang terdahulu"

Sekian terimakasih

Rahasia Di Balik Sebuah Warna


“Muhammad sutalim”
Kesukaan seseorang terhadap warna menurut penelitian ilmu jiwa merupakan  pencerminan dengan sifat pembawaan orangnya. Sebagai contoh seseorang yang menyukai warna merah akan menunjukan bahwa orang tersebut bersifat ekstrover, pribadi yang integrative dengan dunia luar, mudah menyesuaikan diri dengan dunia, orang yang penuh vitalitas cenderung lebih dikuasai oleh dorongan hatinya. Untuk penyakit mental dan penyakit jiwa merah diasosisikan dengan kecenderungan yang berlebih-lebihan (maniak).
Seorang peneliti Faber Birren mempunyai pengalaman tentang warna kuning. Ia menghubungkan warna kuning dengan gangguan jiwa ekstrem, yaitu Genius atau Lemah pikiran, selain itu warna kuning juga disukai oleh orang yang mempunyai suatu pembawa intelektual. Dengan kata lain warna kuning adalah warna intelektual, baik hubungan dengan inteligensia yang tinggi maupun yang mempunyai kecenderungan berlebih-lebihan. Contoh seniman yang berlebihan adalah Vincent van Gogh. Ia mengekspresikan warna kuning pada lukisan-lukisan terkenalnya disaat – saat akhir hayatnya.
Warna hijau sering menjadi pilihan orang yang mempunyai kedudukan social yang tinggi, mempunyai kesempatan banyak bicara, dan selera makan yang tinggi. Bagi psikomotorik dan psikotik, hijau merupakan warna kesukaan, orang yang menyukai warna hijau bila sedang dalam tertekan tidak akan merasa jadi hukuman yang terasing, sebaliknya mereka akan sesegera mungkin mencari jalan keluar dan mencari teman.
Faber Birren berpendapat bahwa orang yang mempunyai sifat narsisis (mengagumi diri sendiri) pada umumnya menyukai warna biru kehijauan, orang yang menyukai warna biru keunguan biasanya bersifat pemilih, sensitive, dan diskriminatif.
Warna biru diasosiasikan dengan Schizophrenia (sejenis penyakit jiwa) orang yang menyukai warna biru mempunyai kepribadian integritas terdalam di bawah tekanan. Orang yang menyukai warna biru akan menuju kepada pelarian tragis dari lingkaran. Karakter orang yang menyukai warna coklat berdasarkan psikoanalisa Freud adalah keras kepala, cermat, teliti, seksama.
Masih ada beberapa aspek logis mengenai kesukaan orang terhadap warna. Orang yang ramai, ramah, dihubungkan dengan warna jingga, orang yang sifatnya artistic suka akan warna keunguan (purple). Seseorang yang menyukai warna merah maroon mempunyai sifat berdisiplin tinggi. Orang yang agresif, ulet berjuang, dan keras, terbawa warna merah muda. Baginya warna merah muda merupakan harapan dan kelembutan yang tidak disadarinya.
Warna juga telah dipelajari sebagai alat penyembuh penyakit (mempunyai nilai terapi). Akhir abad 19 Edwin D. Babbit, melancarkan suatu anjuran penyembuhan penyakit dengan mempergunakan warna. Doktrinnya tentang keselarasan antara warna fisik dan warna yang terpancar dari jiwa seseorang (warna psikis) telah menyebar luas. Efek-efek psikologi warna kemudian diolah untuk digunakan pada interior gedung-gedung sekolah, rumah sakit, dan pabrik pabrik. Para ahli yakin bahwa warna yang tepat akan mempermudah belajar menyembuhkan penyakit dan meningkatkan gairah kerja dan lain-lain
Berdasar dari buku tentang warna oleh (Sulasmi Darma P)
Older Posts Home

Popular Posts

Followers

 

Beranjak Up date

Loading...

Blog Archive

negara

free counters
 

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger